Showing posts with label Produk Halal. Show all posts
Showing posts with label Produk Halal. Show all posts

Monday, February 11, 2019

[Review Wardah Exclusive Matte Lip Cream] Terluvv❤️

Saya tidak pernah sejatuh cinta itu sama lipstik.  Definisi jatuh cinta saya adalah saya gunakan sampai habis,  udah habis saya congkel-congkel pula.  😂 Itulah yang terjadi sama lipstik Elisabeth Helen yang dibeli pada saat Ibu umroh.  Beliau beli sebagai oleh-oleh untuk teman pengajiannya tapi pada akhirnya saya minta 1 karena kok warnanya bagus banget di bibir saya untuk ukuran harga sekitar Rp. 50.000,-an.

Ibuku umurohnya bulan November 2017.

Bulan Mei 2018

Seri 06

Bulan Februari 2019 masih sering kucongkel-congkel😂

Saya mengenal dan memakai lipstik karena tuntutan pekerjaan di kantor yang sekarang. Sebelum kerja hingga awal-awal kerja di pertambangan saya cuma pakai lipgloss.  Paling banter pakai lipgloss yang ada efek warna pink nya.


Bolak-balik gonta-ganti merk lipstik hingga saya lumayan mantap sama lipstik wardah yang saya lupa seri dan nomornya tapi warna yang ditimbulkan mirip-mirip sama warna si Elisabeth. Bedanya,  Wardah gampang pudar dari bibir sementara Elisabeth bertahan cantik dan kokoh hingga pulang kantor. Warnanya nangkring aja gitu di bibir sampai keesokan harinya kalau malas cuci muka (cuci muka muka komplit yang pakai rangkaian milk cleanser.  Kalau cuci muka pakai foam warnanya takkan pudar)

Ceritanya,  setelah 1,5 tahun berlalu (gila!  Hemat banget)  Elisabeth saya ini  hampir habis. Dengar-dengar merk Elisabeth Helen saat ini sudah dipasarkan di Indonesia.  Tapi pas searching-searching di google kok banyak yang mengeluh sama merk Elisabeth palsu.  Takut kena zonk saya memutuskan untuk titip lipstik ke teman yang mau umroh. Sebenarnya tahun lalu sudah nitip ke teman,  tapi temanku itu gak sempat belanja.  

Tahun ini kebetulan ada teman lagi yang mau umroh akhir bulan Februari,  saya sudah nitip dan semoga saya berjodoh dengan lipstik hemat itu😂

Sambil menunggu Elisabeth datang,  saya iseng-iseng cari lipstik lain di swalayan dekat kantor.  Sebenarnya di samping Elisabeth saya punya 2 varian Wardah Lip Pallete yaitu Perfect Red dan Choco Aholic. Tapi sekali lagi,  saya kurang suka karena warnanya gak bertahan lama di bibir.  Saya bukan jenis orang yang suka touch up depan kaca sering-sering.  Kalau bisa pakai lipstik itu sekali sehari saja tapi waranya bertahan sepanjang hari😥

Gambar dari BukaLapak


Nah,  berhubung sudah akrab sama merk Wardah,  saya langsung menuju stan Wardah. Gak butuh waktu lama untuk menetapkan pilihan pada Matte Lip Cream karena memang sudah direkomendasikan teman. Agak lama hanya pada saat mau pilih warna.  Coba beberapa dan memutuskan pilihan pada nomor 15 Pinky Plumise. Warnanya pink lebih ke nude (warna apa pula ini)  jatuhnya di saya hampir sama dengan warna bibir dan gak ngejreng. Eh,  kok bagus ya.

Bentuknya ramping 


Tampakan kuasnya

Seri 15

Tidak Transfer


Pas diaplikasikan langsung merata dan yang bikin amazing adalah tidak transfer ke gelas atau ke kue yang digigit.  Keren banget.  😍

Soal ketahanan masih kalah sih sama Elisabeth. Cuma kalau si Lip Cream ini saya touch up nya sekali doang biasanya habis solat Zuhur. Berarti warnanya itu bertahan sekitar 5 jam -  6 jam-an lah. Lumayan banget untuk lipstik seharga Rp. 46.000,- ini. 

Polosan

Elisabeth Helen 06

Wardah Matte Lip Cream 15

Zoom in


Bagusan mana?? 😁

Untuk lip cream Wardah ini saya kasih 9/10 dan pasti akan repurchase lagi.  Juga akan saya coba warna-warna lainnya 😁


Saturday, February 2, 2019

[Review Wardah Creamy Body Butter] Cinta pada Perjumpaan Pertama



Dua hari yang lalu ketika jam istirahat kantor saya memutuskan untuk ke swalayan terdekat untuk cari lipstik karena lisptik favorit yang dibeli Ibu pas di tanah suci sudah habis.



Langsung ke stan kosmetik yang berjejer di sisi kiri swalayan dan terkejut ada stan Wardah di sana. Terakhir kali belanja belum ada soalnya. 

Brand Wardah sendiri tidak asing buat saya terutama sejak saya mulai concern sama halal living sekitar 6 tahun yang lalu. Halal tidak melulu soal apa yang kita konsumsi,  namun juga apa yang kita gunakan dan kenakan.

Baca :


Tidak butuh waktu lama untuk menjatuhkan pilihan pada lipcream yang memang sudah direkomendasikan oleh salah satu teman saya jauh-jauh hari.  (Nanti lipcream nya kureview dalam postingan terpisah)

Pas Mbak yang jaga stan (apa sih istilahnya itu)  nanya,  "Hanya lipcream?  Ada lagi?"  lalu mata ini menangkap secawan (😅)  body butter yang terpampang di atas etalase.  Ada 4 varian aroma yaitu lavender,  olive,  mawar (kalau gak salah)  satu lagi lupa.

Mengendus seluruh aroma dan memutuskan untuk membeli yang Olive dengan harga Rp. 20.000-an untuk ukuran 50 ml. 

Wadah Bentuk Jar

Keesokan harinya saya langsung pakai si body butter padahal lotion saya belum habis.  Oh,  ya selama ini saya pakai lotion dan jarang sekali pakai body butter.  Bahkan sudah lama sekali saya gak pernah beli body butter.  Satu-satunya body butter yang saya beli adalah keluaran Oriflame,  dan ketika habis saya malas order lagi.

Pilihan menggunakan lotion saya rasa lebih praktis karena mudah ditemukan di mana saja bahkan warung-warung kecil sekalipun.

Nah,  pas saya pakai body butter wardah ini kok wanginya enak. Gak menusuk dan bikin relax.  Teksturnya di kulit saya juga bagus membuat terasa lembap.  Saya pakai seharian di kantor dengan durasi kurleb 11 jam dan 3 kali wudhu (zuhur,  ashar, maghrib) dan takjup banget karena wanginya stay di kulit saya bahkan sampai pulang ke rumah dan berganti pakaian. Keterlaluan emang!

Tekstur di Kulit Saya

Puas dengan reaksi body butter Wardah di kulit,  saya memutuskan untuk mulai pakai saat ini sampai batas waktu yang belum ditentukan.  😂

Oh,  ya saya juga jadi googling tentang perbedaan lotion dan body butter.  Dan inilah yang dapat saya simpulkan.

Perbedaan

🐰Lotion mengandung air,  bahkan ada lotion yang mengandung 70% air. Body butter tidak mengandung air,  sebaliknya mengandung pelumas esensial seperti minyak zaitun,  minyak kelapa ataupun jojoba. 

🐰Lotion ada yang mengandung SPF. Body butter tidak ada yang mengandung SPF (atau kah ada?  Let me know ya kalau ada)

🐰Karena teksturnya yang pekat,  body butter digunakan dengan komposisi yang lebih sedikit dibanding lotion untuk pemakaian pada area tubuh yang sama

Komposisi (keliahatan gak?) 

Persamaan
  1. Menghidrasi
  2. Menangkal radikal bebas
  3. Melembabkan
  4. Membuat rileks

Saya suka produk wardah yang ini lebih dari lotionnya yang pernah saya beli,  untuk itu saya kasih nilai 9/10. Karena harganya pun terjangkau dan gampang didapatkan maka tentu saja saya akan repurchase.

Berhubung tidak mengandung SPF,  kalau aktivitas di luar rumah tetap harus pakai sunblock atau lotion yang ada SPF nya.

Saturday, August 17, 2013

Berburu Kosmetik Halal Part 2

eng..ing..eng..

Mengingat banyaknya peminat postingan Berburu Kosmetik Halal Part #1 (Halaaaah, gaya bangett!), maka saya memutuskan untuk kembali menulis lanjutan dari perburuan saya. heheh

Hey, saya menyempatkan menulis ini di tengah-tengah kesibukan dan kegalauan mempersiapkan pernikahan yang tinggal hitungan hari saja (ini curhat) dan juga kesibukan berburu calon debitur demi target booking 2,5 M per bulan (ini kenyataan. hikzz)

Oke, kita tidak usah berlama-lama mengintro.

Lets cekidot.

Anyway, sebanarnya saya masih punya struk harga barang-barang yang akan saya review di bawah ini, tapi berhubung struk harganya entah dimana dan saya malas nyari (alasan terusss) jadinya ya sudah...ga usah ada info harga produknya. Lagian produk-produk yang akan saya review ini adalah produk-produk berlabel halal dengan harga miring. Buktinya saya bisa beli. hohoho...

1. Lulur Mandi Purbasari.

Saya senang sekali melihat ada label halal di kemasan lulur ini. Sorak-sorak bergembiralah pokoknya. Selain harganya murah, lulur ini juga sudah familiar buat saya sejak jaman kuliah tempo dulu. Saya memang pengguna setia lulur mandi purbasari sebelum akhirnya berpindah ke lain hati ke Lulur Susu Kambing (saya lupa nama kerennya apa) yang menurut saya memberikan hasil yang lebih maksimal. Namun karena belakangan ini saya lagi getol-getolnya berburu kosmetik halal, maka dari itu saya mendepak si lulur susu kambing itu dari kamar mandi. Habisnya ga da label halal sih. Dan ketika mencari-cari kira-kira bisa beralih ke lulur yang mana, saya temukanlah si Purbasari ini plus dengan label halalnya. Asoooyyy. Langsung saya masukin keranjang belanja.

Lulur Mandi Purbasari
Label halal tercantum di tutupnya. Segala varian lulur ini sudah berlabel halal. Bagaimana efeknya di kulitku? yah, ga begitu signifikan sih.. soalnya kulit saya kan gelap luar biasa. hahah. Tapi ketika badan letih, lesu dan tak bertenaga (Halah) saya sangat merekomendasikan memakai lulur ini sebelum mandi. Setelah di pakai di seluruh badan sembari meijat-mijat bagian tubuh yang lelah, langkah selanjutnya adalah mandi kemudian tidur. Bangun tidur dijamin fresh lagi. Insya Allah. :)


2. Jhonson's Baby Lotion

Selayaknya sabun Jhonson saya saya ulas di Postingan sebelumnya, lotion ini pun terdapat label halal di kemasannya. So, jangan takut dan jangan ragu.. Wangi varian lotion jhonson juga menggugah selera (eh?). Teksturnya ga lengket-lengket amat, ga cair-cair amat. Pokoknya pas.

Jhonson's Baby Lotion

3. Wardah Lightening Body Lotion

Kalo ini ga perlu dibahas lagi panjang lebar kan ya? secara Wardah adalah pelopor kosmetik halal di Indonesia. Kenapa saya membeli Wardah padahal sudah membeli Jhonson? Itu karena (kalo ga salah) Wardah punya kandungan sunscreen dan sepertinya Jhonson-karena dia notabene adalah lotion bayi, tidak memiliki kandungan serupa. Jadi ketika habis mandi di pagi hari di hari kerja saya biasanya pake Wardah. Kalau lagi libur dan di rumah saja, saya pake Jhonson. Hahahah. (Hal ini tidak untuk ditiru yee)

Wardah Lightening Body Lotion

4. Produk Viva.

Viva adalah salah satu produk yang saya suka. Selain harganya terjangkau Variannya seperti Skin Food Cream  dan Milk Cleanser sudah tumbuh besar bersama saya. Heheheh. Saya pernah baca artikel yang menyebutkan seluruh produk Viva halal (lupa artikelnya apa). Waktu ke toko pun banner-banner produk viva disertai logo halal. Tapi sampai perburuan terakhir, saya belum melihat logo halal di kemasan kosmetiknya sendiri. :( Anyone kalo ada yang punya info akurat mengenai kehalalan viva silahkan jangan ragu-ragu di share. 


Keep Beauty, stay Syar'i :))

Saturday, February 2, 2013

Berburu Kosmetik Halal



Di tulisan kali ini saya akan mencoba sedikit sharing mengenai produk kecantikan (ceileehh....sejak kapan seorang saya peduli soal masalah penampilan?) Oke, saya memang bukan tipe cewek yang hobi dandan. Kalau ada skala 1 sampai 10 (dimana 10 adalah nilai untuk cewek yang paling sempurna dandanannya) maka saya akan dengan bangga mengkategorikan diri saya di nilai 5,5. Heheh..

Tuntutan profesi (dan umur) lah yang membuat saya 2 tahun belakangan (saya memulai dunia per-make up-an di awal 2011) mulai concern ke hal-hal yang berbau feminim itu. Yang awalnya saya sudah cukup PD dengan hanya memiliki lip gloss dan bedak tabur cusson, kini saya punya 3 lipstik (2 diantaranya lip gloss..hahah), 1 bedak padat, 1 foundation, 1 eye shadow, 1 blush on. Itu saja.

Perjuangan saya di dunia per make-up an ini dimulai dengan gonta-ganti merk komestik. Bedak padat pertama saya adalah maybelline. Itu saya beli di Jakarta pada pertengahan tahun 2012 kemarin setelah di cibir habis-habisan oleh trainer yang membawakan salah satu materi pelatihan untuk saya (dan teman-teman seangkatan saya) sewaktu kami mengikuti klasikal untuk salah satu program pengembangan karyawan.
“saya tidak mengharapkan calon-calon staf di perusahaan ini berwajah polos tanpa make-up seperti ini” itulah sedikit dari banyak cibiran si trainer (hahaha)

Oke, kita kembali ke si Maybelline. Jadi begitu membeli dan mencoba maybelline saya langsung jatuh hati karena teksturnya yang begitu menyatu dengan kulit kusam saya ini. Si maybelline itu juga tahan lama di wajah. Kena air wudhu pun masih awet. Saya lupa seri bedak maybelline yang saya gunakan itu. Saya terlanjur memuseumkannya padahal belum habis. Kenapa? Karena suatu ketika pas googling-googling dag jelas, saya membaca salah satu artikel yang menyentil langsung ke hati yang terdalam. Artikel itu bertema “Cantik dan Halal”. Dimana di artikel itu menjelaskan sedikit mengenai mengapa kita penting untuk concern terhadap kehalalan suatu produk (Dan hal ini tidak sebatas makanan saja loh..). Diceritakan juga dalam blog yang saya lupa namanya itu bahwa, sebagian kosmetik mengandung enzim, ekstrak, sari atau apapun itu yang berasal dari babi yang notabene itu haram dan jadi najis bagi muslimah seperti kita ketika akan digunakan untuk sholat, masuk masjid, mengaji dsb. Ngeri amat kan? Boro-boro harus bersusah payah untuk bisa khusyu’, gimana mau diterima solatnya kalau baju, bedak atau apapun yang sedang melekat pada tubuh kita itu mengandung najis?

panjang amat intronya yaa? heheh. maaf,, okeh.. berangkat dari sanalah saya mulai berburu produk kosmetik halal. Dan ini lah hasil buruan saya dan sedikit reviewnya.

Sabun Bayi Jhonson & Jhonson Baby Milk Bath, Shampo Natur anti ketombe dan Bedak Padat wardah

Okelah untuk wardah yang memang notabene pelopor kosmetik halal, tapi siapa sangka untuk si Jhonson's dan Natur ini juga ada label halalnya? Jingkrak-jingkrak saking senangnya waktu menemukan label halal di kemasan body care ini.
benar-benar ada label Halal di kemasan Si Jhonson
 Maaf kalau label halalnya kurang begitu kelihatan di foto ini (maklum cuma pake kamera BB). Jhonson ini sabun bayi yang mengandung protein susu, vitamin A dan Vitamin E, namun orang dewasa juga ternyata suka pakai sabun ini. Saya sempat baca beberapa review tentang si Jhonson dan semuanya mengatakan bahwa mandi pake si Jhonson akan memeberikan hasil yang ga kalah dengan sehabis mandi susu di spa. hehehhe. pas saya coba mandi, wanginya enak, busanya sedikit (kabar baik, karena saya baru tahu ternyata busa yang notabene detergen itu lah yang kerap membuat kulit jadi kering), dan setelah mandi kulit jadi halus, lembab dan wanginya awet hingga 4 jam ke depan. Selain di pake di badan, saya juga pake di wajah dan ternyata juga memberikan hasil yang tidak mengecewakan.

natur cegah ketombe

 Saya beli ini setelah sempat gonta-ganti shampo tapi rambut saya tetap berketombe dan berminyak. Tapi senang banget waktu tau ternyata ada label halal di kemasannya. Saya baru pake shampo ini satu kali tapi hasilnya cukup memuaskan. Wanginya segar rada-rada mirip karbol tapi setelah dua hari rambut saya tidak berminyak dan ketombe pun kayaknya berkurang. Kandungan natur adalah bahan-bahan alami dari jamu-jamuan. Ada anjuran untuk menutup rapat tutup shampo agar tidak kemasukan air karena dapat merusak ramuannya. Terus sebelum digunakan dianjurkan untuk dikocok dulu.

Bedak Wardah

Yang terakhir adalah bedak wardah. Saya tidak akan terlalu banyak mereview produk ini karena sudah ada begitu banyak artikel yang mereview produk ini secara jauh lebih baik dari saya. Intinya wardah ini lumayan awet bertengger di wajah. Tapi entah kenapa menurut saya masih lebih bagus cara maybelline bertengger di wajah saya ketimbnag si wardah. Tapi berhubung  wardah punya label halal, saya lebih prefer menggunakan produk ini. Hahahah..

Sekian dulu tulisan saya yang masih penuh kekurangan ini. Intinya marilah kita bersama-sama menggalakan sadar halal. Jangan cuma sebatas di produk makanan, sekarang mulailah teliti mencermati logo halal di kemasan produk-produk kosmetik sebelum membeli.