tulisan ini dari note fb tanggal 16 Oktober 2010
(maaf untuk tulisan yang agak semena-mena ini...:P)
I love food.....
(maaf untuk tulisan yang agak semena-mena ini...:P)
I love food.....
picture by Google
really love food...
hahahahah..
makanan
tidak hanya sekedar bagaimana geraham-geraham mencernanya,, atau ketika
lidah melumatnya,, ataupun saat kerongkongan melakukan gerak
meremas-remas untuk disalurkan ke lambung..
Makanan tidak hanya sekedar cita rasa yang dikecap di permukaan lidah... manis,, pahit,, asam,,pedas...
Makanan adalah bagaimana kita bisa menarik pelajaran darinya...
Let's begin!!
Menu yang saya makan hari ini adalah :
-sayur pare
- salad buah
- kapurung
- stroberry
- Kripik pisang coklat
- Roti blueberry
Kecaplah Meski Itu Pahit (Sayur Pare)
Teman,,
kau tau buah pare... tumbuhan rambat (semoga saya tidak salah) dalam
penyebutan orang makassar "Paria". Sungguh pahit di lidah memang...
Konon berkhasiat menyembuhkan penyakit MALARIA. Pernahkah kalian melihat
buahnya?? ya,, buah berwarna hijau dengan permukaan yang kasar (banyak
benjolan kecil di kulit buahnya). Tahukah kalian keajaiban yang dibawa
oleh buah pare? Biji dalam buah/ sayur sepahit itu sangatlah manis di
lidah.. tidak percaya?? silahkan belah dan cicipi buahnya.. ini nyata
dan bukan sekedar lelucon.. lantas.. adakah ilmu pengetahuan yang dapat
menjelaskannya?? saya rasa tidak (atau mungkin belum ) ada.. ataukah
sudah ada namun saya tidak mengetahuinya?? Yang pasti,, pelajaran yang
bisa kita ambil adalah,, untuk segala sesuatu yang pahit dalam
hidup ini pasti juga memiliki bagian termanis dan membawa makna yang
dapat bermanfaat bagi kita. Layaknya biji pare yang manis dan
daging buahnya yang meski pahit namun berkhasiat dan sungguh enak bila
disayur.. hihih. so, ma fren... kecaplah meski itu pahit!!
Indahnya Perbedaan (Salad Buah)
Saya
sedih dengan segala keterpurukan dan prestasi gelap yang diukir
Indonesia di segala bidang. Saya miris dengan masyaraktnya yang konon
kabarnya hanya 20% yang termasuk dalam piramida tengah ,, org-org dengan
pertumbuhan ekonomi paling cepat di dunia.. 80% sisanya kemana?? ohh,,
nyata!! di bawah garis kemiskinan tentu saja!! Tapi dibalik semua
hal-hal kelam itu,, saya sangat mencintai Indonesia (siapapun akan
mencintai tanah kelahirannya). Tapi kecintaan ini beralasan.. lihat,,
hanya di Indonesia kau bisa menemui beragam adat, budaya,, pulau,
MAKANAN,, dan (mengutip salah satu kalimat yg pernah ditulis seorang
teman) "Hanya di Indonesia kau bisa berwisata dari ujung sabang hingga
ujung merauke,, dari pulau satu ke pulau laiinnya, dari kultur satu ke
kultur lainnya tanpa mengeluarkan biaya untuk membuat passpor" bukanka
itu sesuatu yang terdengar mengasyikkan?? ya,, tentu saja... tidak cukup
jari tangan dan kakiku(di tambah jari tangan bapak ibu maupun adikku)
untuk menghitung keberagaman di Indonesia...Lalu aapa yang bisa
menyatukan perbedaan itu?? Tidak lain dan tidak bukan adalah KEINDAHAN.
Bagaikan salad buah yang diramu sedemikian lezat dan bergizi tinggi.
Untuk yang tidak suka melon tak perlu khawatir,, untuk yang tak suka
jeruk tak perlu khawatir,, untuk yang tak suka apel atau pepaya, atau
bahkan pisang juga tak usah cemas,, karena saat buah-buahan itu diiris
kecil dan dicampur mayonaise, keju dan susu maka semuanya akan melumer
dan indah terasa di lidah.. dan semua akan menyukainya. saya jamin....
Jadi kawan..... Perbedaan itu indah kok....
