Wednesday, November 27, 2013

Tentara Tuhan

Image by Google


Bagaimana saya hendak mengabarkan pada janji-janji masa lalu tentang pengkhianatan ini?

Bagaimana saya akan menyombongkan diri lagi pada jarak yang sekarang saya takluk dan menunduk padanya?

Ya, jarak yang menjadi niscaya terhadap perbedaan ruang dan waktu itu 

Kau tetap terindahh asal kau tau.

Kau memiliki segala refleksi humanitas khayalan-khayalan yang saya ingin melihatnya  nyata pada sesosok manusia.

Kau memiliki semangat yang membuncah-buncah mengalahkan lahar di gugusan merapi.

Maaf...aku tak bisa mematuhi gravitasi di bumi tempat kita pernah sama-sama berpijak dulu.

Aku lemah, mengulang sifat nenek moyangku Hawa yang dicengkram nafsu. Maka itu ia bersebutkan hawa nafsu.

Di ujung jalan cahaya yang kau titikan itu aku tahu dan yakin, sosok indah bidadari yang kau ingin refleksikan pada makhluk bernama manusia ada di sana.

Bidadari-bidadari surga.

Wanita yang bidadari pun iri padanya.

Aku memanjatkan doa bagimu demikian.

Biarlah waktu memudarkan janji-janji masa lalu itu.

Biarkan keterbatasan memori membuatnya usang.

Untukmu, tentara Tuhan.

Sunday, November 24, 2013

Sweet Moment Ever !!


Ini minggu dan hal yang wajib dilakukan adalah bermalas-malasan meski mama selalu tidak bosan mengingatkan. "Kamu itu sekarang ibu rumah tangga!". Terus kenapa ma? memangnya ibu rumah tangga tidak boleh bermalas-malasan? hahahah..(anak durhaka!). Terus, jadilah saya membuka fb. banyak notifikasi dan foto-foto dari teman kampus. ah... jadi rindu. Saya selalu mellow dramatis kalo menyangkut urusan kampus ini. hikss..

Yang tidak bisa kita hindari sama sekali dalam hidup adalah WAKTU. Lihatlah apa yang telah WAKTU lakukan kepada saya, kepada kita semua. Tiba-tiba sudah berstatus istri, tiba-tiba sudah punya anak, tiba-tiba anaknya sudah sekolah, tiba-tiba sudah S2, tiba-tiba sebentar lagi menikah, tiba-tiba sedang hamil menanti kelahiran, tiba-tiba...... Tiba-tiba semua moment berharga yang dulu penuh suka cita kita jalani kini hanya berupa kenangan, meskipun tetap indah untuk diceritakan.

Dan tiba-tiba saya ingin mengupload beberapa foto yang memorable. Dalam bayangan saya foto-foto ini adalah slide yang diputar dengan background lagu favorit. Lagunya boleh apa saja yang sedang hip di jaman kuliah dulu. Ini baru 4-5 tahun yang lalu, tapi rasanya sudah seperti setengah abad.

Beribu cinta untuk kalian semuaaa sista sista dan broder-broderku.


Bersama Nunee di Jastek

Musyawarah himpunan di Pulau Barang Lompo


POMD


PBT 201 (atau 202 ya?)



Karokean:D




Karokean lagi




Mancing mania di empangnya Uli



Kapurung time!!



Fun Bike :)



Happy born day mama ahong :D


Nge siomai sore-sore

@ Himpunan Mahasiswa Mesin

Lab PTI pasca ujian mejanya Indri dan Ingrid

GPI ::p

Menanti dosen

Happy Graduation Uli dan Iin !!

Apa kabar kalian semua? Kapan kita begini lagi??

Saya rindu..saya rindu.. saya rindu...................

Night Touring : Kota Tua- Jakarta Kota



Foto-foto ini diambil antara bulan 11 atau bulan 12 tahun 2012 (ga pasti soalnya menggunakan 2 kamera. Kamera yang 1 date modif nya bulan 11 kamera yang lain date modifnya bulan 12. nah loooh)


Ketika itu saya sedang berada di Jakarta, tepatnya di Jakarta Kota demi mengikuti program pendidikan di salah satu perusahaan BUMN tempat saya bekerja sekarang.

Malam itu penat di kosan jadinya saya dan teman-teman sekosan plus dua teman cowo'(mereka sengaja di ajak untuk fotoin kitaa :D) punya ide untuk night touring menelursuri KOTA TUA yang hanya ditempuh dengan berjalan kaki dari kosan. Foto-foto berikut tidak terlalu menggambarkan kondisi Kota Tua itu sendiri yang sebenarnya sangat sangat eksotis, melainkan lebih menonjolkan kenarsisan saya dan teman-teman di depan kamera... -__-'. Tapi ya sudahlah... Cekidot saja  :D



Depan Kos bersiap tur (Saya, Hapsah, Ema)





Kota Tua di malam hari. Creepy, huh??


Peserta Tur lengkap minus 2 fotografer

Depan museum bank indonesia

Kota Tua

Kota Tua

Segala yang ada di kota tua, sangat tua dan unik.


Dan tiba-tiba peseta Tour bertambah banyak :D

Hello There (Stasiun Kota)

Tour ditutup dengan menonton pertunjukan wayang di tengah taman


Pulangnya mendorong pick up mogok (hahahah#kidding)



Okeh, sekian Night Touring penuh kenarsisan.. :D

*sorry untuk layout foto yang sooo messy.... saya tidak tau lagi bagaimana meng-editnya :(

caooooo ----









Saturday, November 23, 2013

Proyek Menulis 100 halaman

Apa yang membuat saya tetap waras di tengah himpitan pekerjaan yang menggila di akhir tahun demi target yang semua isi kantor pesimis bisa tercapai?

Apa yang membuat saya tetap merasa masih menjadi diri saya yang dulu di tengah kesibukan manjadi seorang istri yang mesti terpisah jauh dari suaminya di usia pernikahan yang baru 2 bulan demi tetap bertahan bekerja di sini karena kalo keluar kena penalty?

Masih saja mengkambing hitamkan pekerjaan atas segala keterbatasan waktu dan jarak dan kebahagiaan. Ya, tentu saja dong.. lantas saya harus mengkambinghitamkan siapa?

Yang membuat saya tetap waras adalah MENULIS dan BERENANG.

Skip soal berenang, Karena berenang hanya media untuk membantu saya mengurangi kalori dari asupan junk food yang saya makan di jam-jam kerja untuk menekan stress!


Saya sedang terlibat. lebih tepatnya melibatkan diri dalam sebuah proyek menulis yang Insya Allah bisa membuat saya tetap waras dan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah..hahahha #money oriented. karena proyek menulis itu membutuhkan konsistensi menulis 100 halaman yang dapat menggugah nurani penerbit untuk membukukannya, maka saya butuh partner.Partner untuk membantu saya mencapai 100 halaman, partner untuk saling berbagi dan mengkritik apa yang saya dan dia tulis dan partner untuk menguatkan saya ketika mood saya ada di level terendah.


Dan partner saya yang multi talented itu adalah .....  KUNCA .. Heheheh..semoga kami bisa berkolaborasi menghasilkan karya yang baik dan bermanfaat.


Saya Dan Kunca :D



Well, well.. bagaimana nasib pernikahan saya? Pernikahan saya baik-baik saja, tapi berpisah dari suami saya yang ganteng dan sabarnya tiada tara itu bikin stress juga kadang-kadang.

Saya sempat ke makassar tanggal 9 November lalu menghadiri pernikahan salah satu sahabat.

cukup mengobati rasa kangen lah yaa...


Bersama si Handsome di kawinannya Fai


Oke ciaoyy...

Lain kali mungkin saya akan mengupload kisah pasca nikah.. soalnya suami saya tercinta ini bukannya mengajak saya honeymoon ke luar negri at least ke lombok lah yaa... malah membawa saya ke tempat tidak terduga..hohoho

okelah... sekian dulu..

Sunday, October 6, 2013

Marriage : Being Somebody's Wife

Holaaaa...

Menulis ini di H+29 pernikahan saya. Itu artinya status sudah berubah. Seperti judul postingan ini. Berubah menjadi istri dari seseorang.

Banyak yang bertanya bagaimana rasanya mejadi istri, bahkan sahabat-sahabat cewek juga cukup berani bertanya bagaimana rasanya malam pertama. Oh No!! saya tidak akan pernah membahas sedikitpun mengenai malam pertama yang kata si Ical (suami saya-red) adalah malam yang penuh kenangan buruk bagi dia. Hahahahahha Biarlah kenangan itu kami saja yang simpan. wkwkwk.

Mulanya saya berpikir, Menjadi istri seseorang akan menakjubkan, sekaligus membahagiakan, sekaligus menyedihkan. Ya, menyedihkan. 1 minggu sebelum perhelatan akbar (halah...) pesta pernikahan saya digelar, muncullah kegalauan di benak saya. Kontroversi hati saya lebih memilih tetap menjadi anak gadis papa mama, namun apa boleh buat, kudeta cinta si ical membuat saya yakin untuk mengarungi bahtera rumah tangga ini meski labil ekonomi masih dipertanyakan. Semoga kelak pernikahan ini tidak mempersuram jati diri saya. #Berbicara ala Vicky Prasetyo..hahahahha.

Tapi serius, di hari-hari menjelang pernikahan saya sempat ragu, ragu sama diri saya sendiri, ragu dengan calon suami, ragu dengan keadaan kami, ragu dengan keberlangsungan rumah tangga kami nantinya. Tapi Insya Allah, semua keraguan itu akan tertepis tepat setelah ijab kabul terucap.heheh. Jadi segeralah menikah wahai pemuda-pemudi sekalian!!!!

Behubung bulan September itu dipenuhi dengan segala macam tetek bengek pernikahan, usaha diet biar gaun penganting pas, dikejar deadline ekspansi di kantor, sibuk memperkenalkan diri dan memperkenalkan Ical ke keluarga besar kami, maka sama sekali tidak sempat posting apapun (Sebenarnya ini cuma pembenaran dari kemalasan menulis yang sedang menimpa saya. hahahah)..

Oke, sebenarnya ini semua tentang apa sih? ini semua tentang pernikahan itu sendiri tentu saja. Intinya setelah hampir sebulan ini menikah, tidak ada perubahan yang signifikan terhadap saya kecuali bertambah satu lagi sumber pendapatan bulanan. wkwkwkwk. Saya tetap bisa menjadi anak papa mama, berhubung masih harus LDR dengan si suami saya masih merasakan kebebasan hang out sama teman-tema kantor dan teman-teman SMA, masih punya mimpi-mimpi yang ingin saya kejar. Mimpinya ketambahan satu! Punya anak. hehheh.

Berikut ini foto-foto pra dan pasca wedding. Seluruh rangkaian Wedding di selenggaakan di kampung halaman saya Manado, kecuali sesi foto prewed yang di ambil di Studio Violet Makassar untuk indoor nya dan di kawasan losari Makassar untuk out door nya. Lets enjoyyy :D


Indoor Prewed by Violet Studio


outdoor prewed (Original Photoshot by SST Imha dan Bu haji :D)



undangan


Souvenir


Souvenir ini original made by Kunca. who Is she? Dia itu sahabat dengan tingkat kreativitas tinggi yang pernah saya ceritakan di sini. You also can find her in www.beatifulsunflo.blogspot.com. Souvenir ini murah meriah! kalo mau pesan souvenir seperti ini, atau soovenir wedding dengan model yang sesuai selera bisa menghubungi saya atau si Kunca nya langsung. #promosi! hahaha

unfinished wedding ring. (Original made by ical's big brother in law)


Yup, jadinya iparnya ical adalah pengrajin emas. kenapa unfinished? karena salah estimasi waktu pembuatan. jadinya pas hari H kemarin cincnnya baru sekitar 90% jadi. Rencananya sih mau di finish kan dalam waktu dekat ini. hahahha

Acara pagi selesai akad nikah. FYI, ini baju adat bugis




Resepsi Malam di Den Haag Convention Hall


Bersama Sista Sista Turbin dan Broder Broder Turbin


Masih bersama sista sista dan broder muhlis :D



Ini Santustya Karunika. Soulsister yang bela-belain datang dari Singapur demi wedding ini. Yeyyy..!!



Ini teman-teman SMA. Thanks for Coming.. Heart you soooo...:*




Thanks to Allah yang telah membiat segalanya indah dan lancar hingga detik ini.
Thanks to papa, mama, Yono untuk segala kasih sayang dan cinta selama ini
Thanks to Ical, the man in my life
Thanks to SST, BBT atas persahabat yang luar biasa dan kesediaannya terbang jauh jauh dari segenap penjuru Indonesia Raya (Makassar dan Kalimantan) demi pernikahan saya. Hikss...
Thanks to teman2  SD,SMP dan SMA yang banyak dan tidak bisa disebutkan satu persatu.

I LOVE YOU ALL SO MUCH.

Thanksfor being wonderful in my life!


Saturday, August 17, 2013

Berburu Kosmetik Halal Part 2

eng..ing..eng..

Mengingat banyaknya peminat postingan Berburu Kosmetik Halal Part #1 (Halaaaah, gaya bangett!), maka saya memutuskan untuk kembali menulis lanjutan dari perburuan saya. heheh

Hey, saya menyempatkan menulis ini di tengah-tengah kesibukan dan kegalauan mempersiapkan pernikahan yang tinggal hitungan hari saja (ini curhat) dan juga kesibukan berburu calon debitur demi target booking 2,5 M per bulan (ini kenyataan. hikzz)

Oke, kita tidak usah berlama-lama mengintro.

Lets cekidot.

Anyway, sebanarnya saya masih punya struk harga barang-barang yang akan saya review di bawah ini, tapi berhubung struk harganya entah dimana dan saya malas nyari (alasan terusss) jadinya ya sudah...ga usah ada info harga produknya. Lagian produk-produk yang akan saya review ini adalah produk-produk berlabel halal dengan harga miring. Buktinya saya bisa beli. hohoho...

1. Lulur Mandi Purbasari.

Saya senang sekali melihat ada label halal di kemasan lulur ini. Sorak-sorak bergembiralah pokoknya. Selain harganya murah, lulur ini juga sudah familiar buat saya sejak jaman kuliah tempo dulu. Saya memang pengguna setia lulur mandi purbasari sebelum akhirnya berpindah ke lain hati ke Lulur Susu Kambing (saya lupa nama kerennya apa) yang menurut saya memberikan hasil yang lebih maksimal. Namun karena belakangan ini saya lagi getol-getolnya berburu kosmetik halal, maka dari itu saya mendepak si lulur susu kambing itu dari kamar mandi. Habisnya ga da label halal sih. Dan ketika mencari-cari kira-kira bisa beralih ke lulur yang mana, saya temukanlah si Purbasari ini plus dengan label halalnya. Asoooyyy. Langsung saya masukin keranjang belanja.

Lulur Mandi Purbasari
Label halal tercantum di tutupnya. Segala varian lulur ini sudah berlabel halal. Bagaimana efeknya di kulitku? yah, ga begitu signifikan sih.. soalnya kulit saya kan gelap luar biasa. hahah. Tapi ketika badan letih, lesu dan tak bertenaga (Halah) saya sangat merekomendasikan memakai lulur ini sebelum mandi. Setelah di pakai di seluruh badan sembari meijat-mijat bagian tubuh yang lelah, langkah selanjutnya adalah mandi kemudian tidur. Bangun tidur dijamin fresh lagi. Insya Allah. :)


2. Jhonson's Baby Lotion

Selayaknya sabun Jhonson saya saya ulas di Postingan sebelumnya, lotion ini pun terdapat label halal di kemasannya. So, jangan takut dan jangan ragu.. Wangi varian lotion jhonson juga menggugah selera (eh?). Teksturnya ga lengket-lengket amat, ga cair-cair amat. Pokoknya pas.

Jhonson's Baby Lotion

3. Wardah Lightening Body Lotion

Kalo ini ga perlu dibahas lagi panjang lebar kan ya? secara Wardah adalah pelopor kosmetik halal di Indonesia. Kenapa saya membeli Wardah padahal sudah membeli Jhonson? Itu karena (kalo ga salah) Wardah punya kandungan sunscreen dan sepertinya Jhonson-karena dia notabene adalah lotion bayi, tidak memiliki kandungan serupa. Jadi ketika habis mandi di pagi hari di hari kerja saya biasanya pake Wardah. Kalau lagi libur dan di rumah saja, saya pake Jhonson. Hahahah. (Hal ini tidak untuk ditiru yee)

Wardah Lightening Body Lotion

4. Produk Viva.

Viva adalah salah satu produk yang saya suka. Selain harganya terjangkau Variannya seperti Skin Food Cream  dan Milk Cleanser sudah tumbuh besar bersama saya. Heheheh. Saya pernah baca artikel yang menyebutkan seluruh produk Viva halal (lupa artikelnya apa). Waktu ke toko pun banner-banner produk viva disertai logo halal. Tapi sampai perburuan terakhir, saya belum melihat logo halal di kemasan kosmetiknya sendiri. :( Anyone kalo ada yang punya info akurat mengenai kehalalan viva silahkan jangan ragu-ragu di share. 


Keep Beauty, stay Syar'i :))

Friday, August 16, 2013

When Me Getting Married :(:


Picture was teken from here


Menulis ini di H-21 sebelum ijab kabul terucap, sebelum  meja panjang digelar, sebelum sebuah benda melingkar di jari manis.(Insya Allah)

Tidak terbayangkan ini akan terjadi pada saya.

Tidak terbayangkan bagaimana dan apa yang harus saya lakukan setelah menyadang status "Istri". Dulu saya sangat memimpikan status itu. Dulu sekali saat masih SMA hingga kuliah. Entah kenapa menikah muda menjadi salah satu cita-cita saya.

Lalu kemudian bulan Mei 2013 seorang pria bodoh datang ke rumah saya di Manado, bertemu dengan ayah saya, tentu saja setelah hampir dua jam saya tenangkan karena katanya nafasnya nyaris berhenti hanya demi membayangkan berhadapan wajah dengan ayah saya.

Pri bodoh itu masuk, memberi salam, memperkenalkan diri, menceritakan tentang bagaimana ia ingin menikah di usia 25 tahun mencontoh Rasul. Pria bodoh itu kini telah dengan tegas meminta Ayah saya memutuskan tanggal pernikahan kami.

7 September 2013 Insya Allah. Itu 21 hari lagi dari sekarang.....

Pria Bodoh itu kecewa "Kenapa tidak lebih cepat?" Katanya saat itu.

Lalu cobaan demi cobaan mulai datang silih berganti. Kata sahabat saya berniat baik memang banyak rintangannya.

Orang tua saya berbahagia, teman-teman bersorak demi mengetahui pernikahan saya sebentar lagi.

Namun yang terjadi pada saya adalah sebaliknya. Cobaan yang silih berganti itu memudarkan kebahagiaan yang harusnya saya rasakan.

Pekerjaan di Bank yang menyita waktupun membuat saya menomor duakan masalah pernikahan.

Tuhan, tanamkan azzam dalam hatiku untuk meniti perintahmu.

Pria bodoh itu bukan pria terbaik yang saya kenal dalam hidup saya, bukan pria terpintar, bukan pria terkaya. Ia hanya seorang pria bodoh. Yang begitu bodoh mau datang ke rumah menemui ayah saya, yang begitu bodoh mau tetap bertahan dan memperjuangkan rencana pernikahan ini di tengah segala cobaan yang menimpa kami, yang begitu bodoh mau saja mendengar segal sungut dan keluhan saya tanpa sedikitpun berniat mundur.

Dia hanya seorang pria bodoh yang berkata "Maukah naik ke atas kapal saya yang bahkan telah karam sebelum sempat berlayar?"



Tuhan........
Bantu saya memantapkan apa yang baik menurut kehendak-Mu.