Monday, December 4, 2023

Di Kota Ini Mimpi dan Jasad Berlomba-lomba Menjadi Debu

 Di Kota Ini Mimpi dan Jasad Berlomba-lomba Menjadi Debu Cerpen Sabrina Lasama       Sayangnya, tidak ada begitu banyak warna yang bisa terlihat. Wajah gadis itu semakin pucat. Lingkaran matanya lebih gelap dibanding beberapa hari lalu dan ia mungkin saja telah kehilangan beberapa kilogram berat badan. Pipinya tampak cekung. Terakhir kali terlihat, ia memegang roti yang tinggal separuh. Katanya, itu adalah makanan yang...

Tuesday, October 24, 2023

Terisolasi

  TERISOLASICerpen Adania ShibliUntuk menjauh dari keramaian ibu kota, dengan atmosfernya yang tidak sehat dan tidak aman, serta untuk mencari sedikit ketenangan serta kedamaian, ia pindah ke tempat jauh, ke sebuah rumah yang terisolasi di ujung paling utara kota, dekat dengan sungai. Sebuah pekarangan terbengkalai mengantarai pinggiran sungai dan teras rumah itu. Pekarangannya kosong dan terlihat begitu luas. Terasnya sendiri, yang hanya satu...

Monday, March 29, 2021

OUTSIDE

OUTSIDECerpen Etgar Keret Tiga hari berlalu setelah pemberlakuan PSBB dicabut, terlihat dengan jelas bahwa tidak ada satu orang pun penduduk yang berencana meninggalkan rumah mereka. Untuk alasan yang tidak dimengerti, orang-orang justru lebih memilih untuk tetap berdiam di rumah, sendirian atau bersama dengan keluarga mereka, mungkin karena lebih suka untuk tetap berjauhan dari orang asing. Setelah menghabiskan banyak waktu berdiam di dalam rumah,...

Saturday, June 27, 2020

Memakan Zaitun Menjelang Kiamat

Memakan Zaitun Menjelang Kiamat Cerpen Etgar Keret Sebentar lagi dunia akan kiamat dan aku malah asyik memakan buah zaitun. Sebenarnya rencana awalku adalah makan pizza, tetapi saat aku pergi ke swalayan dan melihat deretan rak yang kosong, aku menyadari bahwa aku bahkan lupa membeli adonan pizza dan saus tomat. Aku berjalan ke arah kasir yang bertugas di jalur express untuk menanyakan apakah ada yang tersisa, ia adalah seorang wanita...

Thursday, June 25, 2020

SI PEMAKAN BATU

Cerpen Ben Loory/ Diterjemahkan oleh Sabrina Lasama Pada suatu ketika tersebutlah seorang laki-laki yang memakan sebuah batu. Batu itu sendiri ukurannya kecil, tidak besar. Laki-laki itu menemukan batu tersebut di lapangan dan itu adalah batu yang indah – sangat indah – dan itulah bagaimana dia mengambil batu tersebut dan memakannya. Memakan batu juga sebenarnya bukan kebiasaaannya – laki-laki itu sendiri terkejut dengan apa yang sudah...