Saturday, May 6, 2017

Meeting Pipeline : Ketika Tiba-tiba Kamu Ingin Berubah Jadi Batang Pisang.



Apa sih pipeline itu? Pipe : Pipa, Line : Garis. Garis Pipa? Pipa Bergaris? Salah!

Pipeline adalah kata keramat bagi analis kredit macam saya. Di tempat kerja saya orang-orang yang tugasnya berkutat di bidang pemasaran kredit namanya Analis Pemasaran Bisnis, di bank tetangga ada yang menyebut Account Officer ada juga Relationship Manager. Apapun sebutannya, saya jamin mereka semua paling anti sama yang namanya meeting pipeline. 

Pipeline itu bukan jenis makanan ringan ataupun makanan berat, karena benar-benar tidak bisa dimakan. Pipeline itu adalah istilah untuk menyebut....menyebut apa ya? Menyebut bala bencana yang tiba-tiba mengacaukan mood seorang analis kredit seharian 😁. 

Jadi di meeting pipeline itu kamu dan teman-teman sejawatmu akan dikumpulkan di suatu ruangan dan ditanyakan siapa nama debitur yang pasti bisa kamu booking untuk bulan ini, jenis usahanya apa, nominal kreditnya berapa. Karena target anlis kredit sebulan di tempat saya adalah 3 Milyar, ketika kamu menyebutkan angka di bawah itu maka kamu akan mendapatkan tatapan sinis dan cibiran pedas dari teman-teman sejawat 😱😱. Lebay detected 😂.

Meeting pipeline di tempat saya adalah setiap hari selasa. Jadi hari Senin biasanya saya sudah menunjukkan gejala-gejala diare ringan, panas dalam, gata-gatal, bersin-bersin. Kalau gejalanya parah dan tidak ada nama calon debitur yang bisa disebut, biasanya saya akan melayangkan surat ijin sakit di hari Selasa 😂😂. Kalau jatah sakit sebulan itu sudah habis, maka mau tidak mau hari Selasa ini harus tetap dihadapi dengan lapang dada.




Bos : Apa pipeline kamu bulan ini?

Saya : Mr. X, usahanya budidaya pokemon. Permohonannya 1.5 Milyar.

Bos : cuma itu?

Saya : Iya,  Bos

Bos : Dikit banget! Ngapain aja kamu bulan lalu? Tidak ada prospek? Tidak jualan?

Saya : Jualan ko' Bos. Tapi kan yang namanya jualan ada pasang surutnya. (Jawaban ini imajiner. Biasanya saya senyum-senyum saja kalau ditanya begini 😁)

Bos : Kepastiannya berapa persen nih bisa cair bulan ini?

Saya : 95% Bos.

Bos : Ko' tidak 100%?

Saya : 5% nya jika Tuhan berkehendak Bos. Sebab jika hanya kehendak analis kredit tapi Tuhan tidak, maka tidak cairlah kreditnya. (Lagi-lagi dialog ini imajiner 😂😝)

Lalu di Selasa berikutnya ketika Mr. X membatalkan rencana pengajuan kredit karena Mrs.X tidak mau menjaminkan rumah mereka...

Bos : Bagaimana perkembangan kredit Mr. X? Sudah sampai mana? 

Saya : (karena Mr.X gagal dan saya sudah tidak punya pipeline lagi dan jatah sakit habis, maka saya memutuskan untuk berubah jadi batang pisang)

Bos : Loh, tadi saya lihat Sabrina ada, sekarang ko' ngilang?

Teman-teman lain kebingungan mencari.

Bos : Sampah batang pisang darimana ini? Buang ke tempat sampah! Bikin kotor aja.


Dan saya pun lolos dari meeting pipeline Minggu ini. Phewww....Minggu depan berubah jadi apalagi ya?

27 comments:

  1. Wkwkekkekek... Saya yakin nyatanya ga sekonyol ini, huahahah

    ReplyDelete
  2. Wkwkwk kocak makk 😂😂😂

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. Iya, mbak..keranat emang meeting pipeline ini...,😁

      Delete
  4. Ini sebenernya lagi stand up comedy apa curcol haha

    ReplyDelete
  5. Ini sebenernya lagi stand up comedy apa curcol haha

    ReplyDelete
  6. Adoooh..dapa lia eyke musti siap terima kenyataan hidop ini noh..... ��������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo, siapkan jo tu mental bae-bae kak...😝😝

      Delete
  7. Kocakkkkkk.... Wkwkwkwkkk

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Wkwkwk sumpah meeting pipeline pun disini sama2 selasa dan sama2 mencekam... dr istilahnya tampaknya kita 1 almamater nih... hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah,, wilayah mana Cindra??😁

      Delete
    2. Bandung mba... sm2 mencekam aja... semangat yaaa....

      Delete
    3. Iya Cindra...makasih ya sudah mampir 😁😁

      Semangat! Semangat!

      Delete
  10. Hahahha saya ditanya2 gt lhoo sejak 2011, tp skrg uda mantan 3346 😁😁😁 salam kenal yaa,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooowwwww......!!!hahhaah..

      Kenapa sampe jadi mantan mbak?? Hahah kepo nih...

      Delete
  11. Hemmm saya kenal ini sama Tia Septia.....

    ReplyDelete
  12. Nina ninaaa...

    Sukses yaaa nulisnaa...lanjutkan...

    Tulisannmu heboh d grup sebelah..

    ReplyDelete
  13. Aduhh.. neng sab skrg jd viral di grup2 wa undercover analis2 marketing2 kredit nih... Hahahaha love it!

    ReplyDelete